Es Podeng, the yummy ice in the world :D
Posted in
Label:
Curhatt
Malam ini adalah malem minggu. Dan gak tau kenapa aku jdi pengi makan es podeng. Entar dulu, sebenarnya apa hubungannya malem minggu ama es podeng coba? udahlah abaikan. intinya malem ini aku pengin es podeng yang berada di daerah p*******(daerahnya disensor soalnya ada sesuatu antara aku dan tu daerah,eaeaaa). tapi penginya makannya bareng my lope lope plendt. kaya waktu itu. dimana es podeng dapat mengahapuskan kesedihan kita setelah melewati KENANGAN TERBURUK ditolak mentah mentah oleh sesuatu. aihh itu benar2 menyedihkan rasanya tuh ye,kaya terjun ke jurang yang berlapis lapis dan menembus batu karang paling miris*kaya iklan tuh. es podeng disana enak deh sumpah, apalagi harganya yang murah dan tempatnya lumayan bersih jadi es podeng disitu patut diacungi jempol deh. dengan membayar 5000 rupiah anda bisa mendapatkan segelas es podeng yang yummy*glekgleknelenludah. ini abang es podengnya berani bayar berapa nih? udah di promosiin juga. tapi tenang bang,saya gakj minta bayaran kok yang penting dikasih segerobak esnya aja*kaburnenteng sendal.
oke udah dulu curhatan saya tentang es podeng the yummy ice in the world yang isinya perpaduan antara es, parutan kelapa, mutiara merah, potongan roti tawar, alpukat, taburan mesis, kacang tanah dan susu dan dapat menghilangkan rasa sedih. biar kalian tau nih gimana wujud tuh es podeng dan biar kalian ketularan ngiler ini saya kasih liat gambarnya.
ini dia jengjengjengjengjeeng......Es Podengggggg
oke udah dulu curhatan saya tentang es podeng the yummy ice in the world yang isinya perpaduan antara es, parutan kelapa, mutiara merah, potongan roti tawar, alpukat, taburan mesis, kacang tanah dan susu dan dapat menghilangkan rasa sedih. biar kalian tau nih gimana wujud tuh es podeng dan biar kalian ketularan ngiler ini saya kasih liat gambarnya.
ini dia jengjengjengjengjeeng......Es Podengggggg
gimana?kalian pasti ngiler kan? yaudah buruan beli sono!!!! tapi jangan lupa bawain satu buat saya!!! :DDDDDDDDD
Diary Ariska (Perkenalan)-->My Lovely Diary
Posted in
Label:
My creativity
Diary Ariska(Part Perkenalan)
Hari ini (21 Januari 2012) adalah hari ultahku yang ke 14. aku bahagia banget karena banyak kejutan istimewa dari orang-orang yang aku sayang. walaupun awalnya mereka bikin aku kesel,tapi semuanya menyenangkan kok. Tepatnya pada pukul 00.12, aku merasa kejadian yang aneh. kala itu aku terbangun dari tidur karena mendengar suara-suara aneh. Tirai putih yang menutupi jendela kamarku berterbangan. suara- suara aneh itupun makin menjadi-jadi. Lampu kamarku yang mati seketika menyala dan berkedip-kedip. suasana malam itu begitu horor. Samar-samar aku melihat sosok wanita berjubah putih yang berjalan mendekatiku. aku begitu takut sampai sampai aku meneteskan airmata. Wanita itu kian mendekat dan nyaris mencekikku. aku pun berteriak"kyaaaaaa................". Ditengah teriakan itu lampu pun menyala,sosok wanita itu melepaskan jubahnya dan ternyata dia adalah Elle sahabatku. Dia membawa sebuah kue berwarna biru dengan motif tokoh karun Smurf.Dia tidak sendiri dikamarku ternyata sudah bersembunyi ayah,bunda,adik,kekasiku dan para sahabatku untuk membuat sebuah kejutan.
"Happy Birthday to you.Happy birthday to you. Happy Birthday,Happy Birthday, Happy Birthday Dear Ariska"
semuanya bernyanyi mengiringi hari dimana umurku kian berkurang. "Riska,Ayo make a wish nak!"ujar Bunda. Kupejamkan mataku, dan berharap agar hidupku makin sempurna bersama orang orang yang aku sayang.
"Sekarang saatnya potong kue. Nah ayo,berikan potongan kue pertamamu untuk siapa?" Tanya Elle. aku memberikan potongan kue pertamaku kepada Ayah dan Bunda,lalu kepada Nick kekasihku,dan kepada Elle serta sahabat-sahabatku yang lain.
Sungguh hari itu adalah hari yang sangat berkesan ditambah dengan hadiah yang diberikan Elle kepadaku. Hadiah itu adalah sebuah diary berwarna pink dengan motif kupu-kupu. itu adalaha diary terindah yang pernah aku miliki.Pada lembar pertama akan aku tulisi "My Lovely Diary" dengan namaku ikut terukir dibawahnya. Lembar kedua akan aku tulis nama Nico,Elle,dan sahabatku yang lain. Lembar ketiga akan aku tulisi dengan cerita surprise party di hari ini. Dan lembar selanjutnya akan aku tulisi dengan kisah kisahku baik sedih maupun senang. Lembar lembar yang akan menjadi saksi betapa sempurnanya hidupku ini.
Hari ini (21 Januari 2012) adalah hari ultahku yang ke 14. aku bahagia banget karena banyak kejutan istimewa dari orang-orang yang aku sayang. walaupun awalnya mereka bikin aku kesel,tapi semuanya menyenangkan kok. Tepatnya pada pukul 00.12, aku merasa kejadian yang aneh. kala itu aku terbangun dari tidur karena mendengar suara-suara aneh. Tirai putih yang menutupi jendela kamarku berterbangan. suara- suara aneh itupun makin menjadi-jadi. Lampu kamarku yang mati seketika menyala dan berkedip-kedip. suasana malam itu begitu horor. Samar-samar aku melihat sosok wanita berjubah putih yang berjalan mendekatiku. aku begitu takut sampai sampai aku meneteskan airmata. Wanita itu kian mendekat dan nyaris mencekikku. aku pun berteriak"kyaaaaaa................". Ditengah teriakan itu lampu pun menyala,sosok wanita itu melepaskan jubahnya dan ternyata dia adalah Elle sahabatku. Dia membawa sebuah kue berwarna biru dengan motif tokoh karun Smurf.Dia tidak sendiri dikamarku ternyata sudah bersembunyi ayah,bunda,adik,kekasiku dan para sahabatku untuk membuat sebuah kejutan.
"Happy Birthday to you.Happy birthday to you. Happy Birthday,Happy Birthday, Happy Birthday Dear Ariska"
semuanya bernyanyi mengiringi hari dimana umurku kian berkurang. "Riska,Ayo make a wish nak!"ujar Bunda. Kupejamkan mataku, dan berharap agar hidupku makin sempurna bersama orang orang yang aku sayang.
"Sekarang saatnya potong kue. Nah ayo,berikan potongan kue pertamamu untuk siapa?" Tanya Elle. aku memberikan potongan kue pertamaku kepada Ayah dan Bunda,lalu kepada Nick kekasihku,dan kepada Elle serta sahabat-sahabatku yang lain.
Sungguh hari itu adalah hari yang sangat berkesan ditambah dengan hadiah yang diberikan Elle kepadaku. Hadiah itu adalah sebuah diary berwarna pink dengan motif kupu-kupu. itu adalaha diary terindah yang pernah aku miliki.Pada lembar pertama akan aku tulisi "My Lovely Diary" dengan namaku ikut terukir dibawahnya. Lembar kedua akan aku tulis nama Nico,Elle,dan sahabatku yang lain. Lembar ketiga akan aku tulisi dengan cerita surprise party di hari ini. Dan lembar selanjutnya akan aku tulisi dengan kisah kisahku baik sedih maupun senang. Lembar lembar yang akan menjadi saksi betapa sempurnanya hidupku ini.
Bersambung
Bagaimanakah isi lembaran lembaran selanjutnya dari Diary Ariska? Tunggu Part selanjutnya! :)))
El gordo-Galaxy Terbesar
Posted in
Label:
Astonomi
Kelompok galaksi jauh terbesar telah ditemukan oleh sejumlah astronom dengan menggunakan sebuah teleskop di Chili.
Galaksi ini memiliki struktur stabil terbesar dalam alam semesta kita.
Galaksi raksasa ini berjarak tujuh miliar tahun cahaya dan berukuran dua miliar kali lebih besar dari matahari.
Dengan ukuran yang maha besar ini maka para astronom memberi nama El Gordo atau dalam bahasa Spanyol berarti Si Gemuk.
Para astronom yang melaporkan temuan ini pada pertemuan Komunitas Astronomi Amerika ke-219 menambahkan, galaksi tersebut masih terus akan bertambah besar.
"El Gordo berada dalam jarak sekitar tujuh miliar tahun cahaya. Dengan meneliti dan memahami El Gordo maka kita bisa memahami waktu struktur evolusi alam semesta," ujar Profesor Jack hughes dari Universitas Rutger kepada BBC.
Dua kali lebih besar dibandingkan galaksi sejenis dalam jarak yang sama, El Gordo mewakili sebuah kelompok galaksi yang baru terbentuk sebagian.
Dua gugus galaksi yang lebih kecil di dekatnya juga ditemukan dan akan membantu pengungkapan usia galaksi raksasa ini.
Sebuah tim kemudian menggunakan Teleskop Hubble untuk menunjukkan sejumlah proses pembentukan galaksi jauh yang dikenal dengan nama ‘protocluster’.
Cahaya yang terlihat dari El Gordo diyakini sudah terbentuk sejak 13 miliar tahun lalu, di saat alam semesta baru berusia 650 juta tahun.
"Temuan ini sangat luar biasa karena kami menyaksikan kelahiran sebuah gugusan galaksi masa depan," ujar Michele Trenti dari Universitas Colorado.
Sementara itu di penghujung gugusan evolusi spektrum ini, William Dawson dan tim Universitas California Davis menggunakan teleskop Hubble dan Chandra untuk menyaksikan tahap tabrakan terakhir kelompok galaksi yang belum pernah disaksikan sebelumnya.
Dua galaksi terpisah dari dua kelompok berbeda saling bertumbukan dan tetap melintas. Namun, gas tipis sebagai hasil tumbukan itu tetap berada di tempat tumbukan.
Dawson mengatakan penemuan struktur terbesar di alam semesta merupakan awal untuk dapat mempelajari alam semesta lebih jauh.
"Setiap kemajuan dalam pemahaman kita tentang alam semesta adalah hasil langsung pemahaman bagaimana semua ini berubah bersama waktu," ujar Dawson.
Pada akhirnya, lanjut Dawson, pengetahuan ini akan mengungkap proporsi relatif energi dan materi gelap untuk membantu memperkirakan ukuran El Gordo di kemudian hari.
"El Gordo masih akan terus berkembang," ujar Profesor Huges. (Erabaru/BBC/sua)
Oort Cloud
Posted in
Label:
Astonomi
Jumat, 20 Januari 2012
Awan Oort merupakan kumpulan objek-objek kecil yang letaknya kira-kira 1 tahun kecepatan cahaya. banyak yang menduga bahwa awan ini adalah komet-komet periode panjanga yang mengorbit matahari.
Awan Oort sebenarnya tidak pernah diamati secara langsung, keberadaannya diimplikasikan dari data mengenai orbit komet periode panjang yang sudah diamati. Jan Oort, astronom Belanda, menganalisis data komet-komet periode panjang dan melihat bahwa orbit mereka punya kesamaan, mereka datang dari jarak yang kurang lebih sama. Nah dari sini Oort lalu menduga adanya awan yang isinya komet-komet, dan orbit awan ini tidak stabil. Jadi bila ada sedikit gangguan, maka sebuah batu dapat kena pengaruh gravitasi matahari lalu bergerak mendekati matahari dan menjadi komet.
Kumpulan Objek ini kemudian dinamakan Awan Oort dan meskipun tidak pernah diamati secara langsung, namun ide ini demikian bagus dan konsisten sehingga dipercayai keberadaannya. Mungkin nanti bila teknologi pengamatan kita sudah maju sekali, objek2 redup yang letaknya jauh ini (jauh relatif terhadap skala tata surya kita) dapat diamati langsung.
Dari mana awan ini terbentuk? Dugaannya, awan Oort ini adalah sisa-sisa pembentukan matahari yang tertiup oleh angin matahari dan terbawa ke sana. Nah karena komet datangnya dari awan Oort, maka dengan mempelajari komet kita tidak hanya dapat mempelajari kondisi pada awan Oort, tapi juga keadaan saat matahari masih muda, karena barang-barang ini dulu sekali berada di sekitar matahari yang waktu itu masih muda.
Negara Terdingin di dunia
Posted in
Label:
about the world
Senin, 02 Januari 2012
Yakutsk, lokasinya di Siberia Utara. Kota inilah pemegang rekor kota terdingin di dunia. Normalnya suhu di sini sekitar minus 45,9°C (?51 °F) dan pada puncaknya bisa mencapai -71.2°C (-96.2 °F). kamu hanya bisa mencapai kota ini pada musim panas menggunakan feri dari Lena Highway menyeberangi sungai Lena. Pada musim lainnya sungai ini akan membeku. 2. Oymyakon, Russia Masih di Siberia Utara, di kota Oymyakon ini temperatur rata-ratanya minus 41.2 °C (?42.0 °F) dan bisa mencapai –65.4 °C (?86 °F). Tapi pada musim panas temperaturnya bisa melonjak menjadi normal di sekitar 22.2 °C (72.0 °F) sehingga cukup bersahabat. 3. Verkhoyansk, Russia Kota ini merupakan kota terkecil ketiga di Rusia dan dihuni hanya oleh kira-kira 1400 kepala. Siapa yang betah tinggal di sini? Suhu normalnya di minus 40 °C (?40 °F) dan puncaknya hingga ?69.8 °C (?93.6 °F). Tapi di sini masih merupakan tempat menarik jika ingin mengunjungi wilayah bersalju beku. 4. Barrow, Alaska, USA Alaska dikenal sebagai negara bagian paling dingin di Amerika Serikat karena lokasinya paling utara dekat dengan Antarctic Circle. Di antara kota-kota di negara bagian ini, Barrow adalah yang paling dingin. Temperatur rata-ratanya minus 20.1 °C (?29.0 °F) tapi di saat yang lain bisa dingin mencekat pada -53.0 °C (?47.0 °F). Di kota ini kamu bisa menjumpai fenomena Aurora yang cantik. Suhu-suhu dingin mencekat seperti di atas bisa menimbulkan mati rasa yang dalam beberapa hari bisa menimbulkan kematian mendadak jika Anda tidak menggunakan pakaian dan pendukung lain yang tepat. Satu lagi kalo ingin buka usaha di sini jangan sekali-sekali jualan es campur. Gak akan laku. source : megindo.net |
Big Bang
Posted in
Label:
Astonomi
Selasa, 29 November 2011
Big Bang(terjemahan bebas: Ledakan Dahsyat atau Dentuman Besar) dalam kosmologi adalah salah satu teori ilmu pengetahuan yang menjelaskan perkembangan dan bentuk awal dari alam semesta. Teori ini menyatakan bahwa alam semesta ini terbentuk dari ledakan mahadahsyat yang terjadi sekitar 13.700 juta tahun lalu. Ledakan ini melontarkan materi dalam jumlah sangat besar ke segala penjuru alam semesta. Materi-materi ini kemudian yang kemudian mengisi alam semesta ini dalam bentuk bintang,planet , debu,kosmis,asteroid/meteor, energi, dan partikel lainnya dialam semesta ini.Para ilmuwan juga percaya bawa Big Bang membentuk sistem tata surya. Ide sentral dari teori ini adalah bahwateori relativitas umum dapat dikombinasikan dengan hasil pemantauan dalam skala besar pada pergerakan galaksi terhadap satu sama lain, dan meramalkan bahwa suatu saat alam semesta akan kembali atau terus. Konsekuensi alami dari Teori Big Bang yaitu pada masa lampau alam semesta punyasuhu yang jauh lebih tinggi dan kerapatan yang jauh lebih tinggi.
Big-Bang & Alam Semesta yang Mengembang
Pada tahun 1929 Astronom Amerika Serikat, Edwin Hubble melakukan observasi dan melihat Galaksi yang jauh dan bergerak selalu menjauhi kita dengan kecepatan yang tinggi. Ia juga melihat jarak antara Galaksi-galaksi bertambah setiap saat. Penemuan Hubble ini menunjukkan bahwa Alam Semesta kita tidaklah statis seperti yang dipercaya sejak lama, namun bergerak mengembang. Kemudian ini menimbulkan suatu perkiraan bahwa Alam Semesta bermula dari suatu ledakan sangat besar pada suatu saat di masa lampau yang dinamakan Dentuman Besar.
Pada saat itu dimana Alam Semesta memiliki ukuran nol, dan berada pada kerapatan dan panas tak terhingga; kemudian meledak dan mengembang dengan laju pengembangan yang kritis, yang tidak terlalu lambat untuk membuatnya segera mengerut, atau terlalu cepat sehingga membuatnya menjadi kurang lebih kosong. Dan sesudah itu, kurang lebih jutaan tahun berikutnya, Alam Semesta akan terus mengembang tanpa kejadian-kejadian lain apapun. Alam Semesta secara keseluruhan akan terus mengembang dan mendingin.
Alam Semesta berkembang, dengan laju 5%-10% per seribu juta tahun. Alam Semesta akan mengembang terus,namun dengan kelajuan yang semakin kecil,dan semakin kecil, meskipun tidak benar-benar mencapai nol. Walaupun andaikata Alam Semesta berkontraksi, ini tidak akan terjadi setidaknya untuk beberapa milyar tahun lagi.
Berbagai macam energi yang ada di Alam Semesta ini jika ditelusuri adalah berasal dari energi Big Bang, yaitu energi pada saat penciptaan. Jumlah total seluruh energi di Alam Semesta ini adalah tepat nol.
Gagasan yang umum di abad 19 adalah bahwa alam semesta merupakan kumpulan materi berukuran tak hingga yang telah ada sejak dulu kala dan akan terus ada selamanya. Selain meletakkan dasar berpijak bagi paham materialis, pandangan ini menolak keberadaan sang Pencipta dan menyatakan bahwa alam semesta tidak berawal dan tidak berakhir.
Materialisme adalah sistem pemikiran yang meyakini materi sebagai satu-satunya keberadaan yang mutlak dan menolak keberadaan apapun selain materi. Berakar pada kebudayaan Yunani Kuno, dan mendapat penerimaan yang meluas di abad 19, sistem berpikir ini menjadi terkenal dalam bentuk paham Materialisme dialektika Karl Marx.
Materialisme adalah sistem pemikiran yang meyakini materi sebagai satu-satunya keberadaan yang mutlak dan menolak keberadaan apapun selain materi. Berakar pada kebudayaan Yunani Kuno, dan mendapat penerimaan yang meluas di abad 19, sistem berpikir ini menjadi terkenal dalam bentuk paham Materialisme dialektika Karl Marx.
Para penganut materalisme meyakini model alam semesta tak hingga sebagai dasar berpijak paham ateis mereka. Misalnya, dalam bukunya Principes Fondamentaux de Philosophie, filosof materialis George Politzer mengatakan bahwa “alam semesta bukanlah sesuatu yang diciptakan” dan menambahkan: “Jika ia diciptakan, ia sudah pasti diciptakan oleh Tuhan dengan seketika dan dari ketiadaan”.
Ketika Politzer berpendapat bahwa alam semesta tidak diciptakan dari ketiadaan, ia berpijak pada model alam semesta statis abad 19, dan menganggap dirinya sedang mengemukakan sebuah pernyataan ilmiah. Namun, sains dan teknologi yang berkembang di abad 20 akhirnya meruntuhkan gagasan kuno yang dinamakan materialisme ini.
Astronomi Mengatakan: Alam Semesta Diciptakan
Pada tahun 1929, di observatorium Mount Wilson California, ahli astronomi Amerika, Edwin Hubble membuat salah satu penemuan terbesar di sepanjang sejarah astronomi. Ketika mengamati bintang-bintang dengan teleskop raksasa, ia menemukan bahwa mereka memancarkan cahaya merah sesuai dengan jaraknya. Hal ini berarti bahwa bintang-bintang ini “bergerak menjauhi” kita. Sebab, menurut hukum fisika yang diketahui, spektrum dari sumber cahaya yang sedang bergerak mendekati pengamat cenderung ke warna ungu, sedangkan yang menjauhi pengamat cenderung ke warna merah. Selama pengamatan oleh Hubble, cahaya dari bintang-bintang cenderung ke warna merah. Ini berarti bahwa bintang-bintang ini terus-menerus bergerak menjauhi kita.
Jauh sebelumnya, Hubble telah membuat penemuan penting lain. Bintang dan galaksi bergerak tak hanya menjauhi kita, tapi juga menjauhi satu sama lain. Satu-satunya yang dapat disimpulkan dari suatu alam semesta di mana segala sesuatunya bergerak menjauhi satu sama lain adalah bahwa ia terus-menerus “mengembang”.
Jauh sebelumnya, Hubble telah membuat penemuan penting lain. Bintang dan galaksi bergerak tak hanya menjauhi kita, tapi juga menjauhi satu sama lain. Satu-satunya yang dapat disimpulkan dari suatu alam semesta di mana segala sesuatunya bergerak menjauhi satu sama lain adalah bahwa ia terus-menerus “mengembang”.
Agar lebih mudah dipahami, alam semesta dapat diumpamakan sebagai permukaan balon yang sedang mengembang. Sebagaimana titik-titik di permukaan balon yang bergerak menjauhi satu sama lain ketika balon membesar, benda-benda di ruang angkasa juga bergerak menjauhi satu sama lain ketika alam semesta terus mengembang.
Sebenarnya, fakta ini secara teoritis telah ditemukan lebih awal. Albert Einstein, yang diakui sebagai ilmuwan terbesar abad 20, berdasarkan perhitungan yang ia buat dalam fisika teori, telah menyimpulkan bahwa alam semesta tidak mungkin statis. Tetapi, ia mendiamkan penemuannya ini, hanya agar tidak bertentangan dengan model alam semesta statis yang diakui luas waktu itu. Di kemudian hari, Einstein menyadari tindakannya ini sebagai ‘kesalahan terbesar dalam karirnya’.
Apa arti dari mengembangnya alam semesta? Mengembangnya alam semesta berarti bahwa jika alam semesta dapat bergerak mundur ke masa lampau, maka ia akan terbukti berasal dari satu titik tunggal. Perhitungan menunjukkan bahwa ‘titik tunggal’ ini yang berisi semua materi alam semesta haruslah memiliki ‘volume nol’, dan ‘kepadatan tak hingga’. Alam semesta telah terbentuk melalui ledakan titik tunggal bervolume nol ini.
Ledakan raksasa yang menandai permulaan alam semesta ini dinamakan ‘Big Bang’, dan teorinya dikenal dengan nama tersebut. Perlu dikemukakan bahwa ‘volume nol’ merupakan pernyataan teoritis yang digunakan untuk memudahkan pemahaman. Ilmu pengetahuan dapat mendefinisikan konsep ‘ketiadaan’, yang berada di luar batas pemahaman manusia, hanya dengan menyatakannya sebagai ‘titik bervolume nol’. Sebenarnya, ‘sebuah titik tak bervolume’ berarti ‘ketiadaan’. Demikianlah alam semesta muncul menjadi ada dari ketiadaan. Dengan kata lain, ia telah diciptakan. Fakta bahwa alam ini diciptakan, yang baru ditemukan fisika modern pada abad 20, telah dinyatakan dalam Alqur’an 14 abad lampau: “Dia Pencipta langit dan bumi” (QS. Al-An’aam, 6: 101)
Teori Big Bang menunjukkan bahwa semua benda di alam semesta pada awalnya adalah satu wujud, dan kemudian terpisah-pisah. Ini diartikan bahwa keseluruhan materi diciptakan melalui Big Bang atau ledakan raksasa dari satu titik tunggal, dan membentuk alam semesta kini dengan cara pemisahan satu dari yang lain.
Big Bang, Fakta Menjijikkan Bagi Kaum Materialis
Big Bang merupakan petunjuk nyata bahwa alam semesta telah ‘diciptakan dari ketiadaan’, dengan kata lain ia diciptakan oleh Allah. Karena alasan ini, para astronom yang meyakini paham materialis senantiasa menolak Big Bang dan mempertahankan gagasan alam semesta tak hingga. Alasan penolakan ini terungkap dalam perkataan Arthur Eddington, salah seorang fisikawan materialis terkenal yang mengatakan: “Secara filosofis, gagasan tentang permulaan tiba-tiba dari tatanan Alam yang ada saat ini sungguh menjijikkan bagi saya”.
Seorang materialis lain, astronom terkemuka asal Inggris, Sir Fred Hoyle adalah termasuk yang paling merasa terganggu oleh teori Big Bang. Di pertengahan abad 20, Hoyle mengemukakan suatu teori yang disebut steady-state yang mirip dengan teori ‘alam semesta tetap’ di abad 19. Teori steady-state menyatakan bahwa alam semesta berukuran tak hingga dan kekal sepanjang masa. Dengan tujuan mempertahankan paham materialis, teori ini sama sekali berseberangan dengan teori Big Bang, yang mengatakan bahwa alam semesta memiliki permulaan. Mereka yang mempertahankan teori steady-state telah lama menentang teori Big Bang. Namun, ilmu pengetahuan justru meruntuhkan pandangan mereka.
Seorang materialis lain, astronom terkemuka asal Inggris, Sir Fred Hoyle adalah termasuk yang paling merasa terganggu oleh teori Big Bang. Di pertengahan abad 20, Hoyle mengemukakan suatu teori yang disebut steady-state yang mirip dengan teori ‘alam semesta tetap’ di abad 19. Teori steady-state menyatakan bahwa alam semesta berukuran tak hingga dan kekal sepanjang masa. Dengan tujuan mempertahankan paham materialis, teori ini sama sekali berseberangan dengan teori Big Bang, yang mengatakan bahwa alam semesta memiliki permulaan. Mereka yang mempertahankan teori steady-state telah lama menentang teori Big Bang. Namun, ilmu pengetahuan justru meruntuhkan pandangan mereka.
Pada tahun 1948, Gerge Gamov muncul dengan gagasan lain tentang Big Bang. Ia mengatakan bahwa setelah pembentukan alam semesta melalui ledakan raksasa, sisa radiasi yang ditinggalkan oleh ledakan ini haruslah ada di alam. Selain itu, radiasi ini haruslah tersebar merata di segenap penjuru alam semesta. Bukti yang ‘seharusnya ada’ ini pada akhirnya diketemukan. Pada tahun 1965, dua peneliti bernama Arno Penziaz dan Robert Wilson menemukan gelombang ini tanpa sengaja. Radiasi ini, yang disebut ‘radiasi latar kosmis’, tidak terlihat memancar dari satu sumber tertentu, akan tetapi meliputi keseluruhan ruang angkasa. Demikianlah, diketahui bahwa radiasi ini adalah sisa radiasi peninggalan dari tahapan awal peristiwa Big Bang. Penzias dan Wilson dianugerahi hadiah Nobel untuk penemuan mereka.
Pada tahun 1989, NASA mengirimkan satelit Cosmic Background Explorer. COBE ke ruang angkasa untuk melakukan penelitian tentang radiasi latar kosmis. Hanya perlu 8 menit bagi COBE untuk membuktikan perhitungan Penziaz dan Wilson. COBE telah menemukan sisa ledakan raksasa yang telah terjadi di awal pembentukan alam semesta. Dinyatakan sebagai penemuan astronomi terbesar sepanjang masa, penemuan ini dengan jelas membuktikan teori Big Bang.
Bukti penting lain bagi Big Bang adalah jumlah hidrogen dan helium di ruang angkasa. Dalam berbagai penelitian, diketahui bahwa konsentrasi hidrogen-helium di alam semesta bersesuaian dengan perhitungan teoritis konsentrasi hidrogen-helium sisa peninggalan peristiwa Big Bang. Jika alam semesta tak memiliki permulaan dan jika ia telah ada sejak dulu kala, maka unsur hidrogen ini seharusnya telah habis sama sekali dan berubah menjadi helium.
Segala bukti meyakinkan ini menyebabkan teori Big Bang diterima oleh masyarakat ilmiah. Model Big Bang adalah titik terakhir yang dicapai ilmu pengetahuan tentang asal muasal alam semesta. Begitulah, alam semesta ini telah diciptakan oleh Allah Yang Maha Perkasa dengan sempurna tanpa cacat:
Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihtatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang. (QS. Al-Mulk, 67:3)
Segala bukti meyakinkan sebagaimana dipaparkan dalam bagian 1 artikel ini telah menyebabkan teori Big Bang diterima oleh masyarakat ilmiah. Model Big Bang adalah titik terakhir yang dicapai ilmu pengetahuan tentang asal muasal alam semesta. Begitulah, alam semesta ini telah diciptakan oleh Allah Yang Maha Perkasa dengan sempurna tanpa cacat dari ketiadaan.
Dennis Sciama, yang selama bertahun-tahun bersama Fred Hoyle mempertahankan teori steady-state, yang berlawanan dengan fakta penciptaan alam semesta, menjelaskan posisi akhir yang telah mereka capai setelah semua bukti bagi teori Big Bang terungkap. Sciama menyatakan bahwa ia mempertahankan teori steady-state bukan karena ia menanggapnya benar, melainkan karena ia berharap bahwa inilah yang benar. Sciama selanjutnya mengatakan bahwa ketika bukti mulai bertambah, ia harus mengakui bahwa permainan telah usai dan teori steady-state harus ditolak.1 Prof. George Abel dari universitas California juga menerima kemenangan akhir Big Bang dan menyatakan bahwa bukti yang kini ada menunjukkan bahwa alam semesta bermula milyaran tahun silam melalui peristiwa Big Bang. Ia mengakui bahwa ia tak memiliki pilihan kecuali menerima teori Big Bang.
Dengan kemenangan Big Bang, mitos ‘materi kekal’ yang menjadi dasar berpijak paham materialis terhempaskan ke dalam tumpukan sampah sejarah. Lalu keberadaan apakah sebelum Big Bang; dan kekuatan apa yang memunculkan alam semesta sehingga menjadi ‘ada’ dengan ledakan raksasa ini saat alam tersebut ‘tidak ada’? Meminjam istilah Arthur Eddington, pertanyaan ini jelas mengarah pada fakta yang ‘secara filosofis menjijikkan’ bagi kaum materialis, yakni keberadaan sang Pencipta. Filosof ateis terkenal Antony Flew berkata tentang hal ini: “Sayangnya, pengakuan adalah baik bagi jiwa. Karenanya, saya akan memulai dengan pengakuan bahwa kaum Ateis Stratonisian terpaksa dipermalukan oleh kesepakatan kosmologi zaman ini. Sebab, tampaknya para ahli kosmologi tengah memberikan bukti ilmiah bahwa alam semesta memiliki permulaan.” 2
Banyak ilmuwan yang tidak secara buta menempatkan dirinya sebagai ateis telah mengakui peran Pencipta yang Mahaperkasa dalam penciptaan alam semesta. Pencipta ini haruslah Dzat yang telah menciptakan materi dan waktu, namun tidak terikat oleh keduanya. Ahli astrofisika terkenal Hugh Ross mengatakan: “Jika permulaan waktu terjadi bersamaan dengan permulaan alam semesta, sebagaimana pernyataan teorema ruang, maka penyebab terbentuknya alam semesta pastilah sesuatu yang bekerja pada dimensi waktu yang sama sekali tak tergantung dan lebih dulu ada dari dimensi waktu alam semesta. Kesimpulan ini memberitahu kita bahwa Tuhan bukanlah alam semesta itu sendiri, Tuhan tidak pula berada di dalam alam semesta.” 3
Begitulah, materi dan waktu diciptakan oleh sang Pencipta yang tidak terikat oleh keduanya. Pencipta ini adalah Allah, Dialah Penguasa langit dan bumi.
Sebenarnya, Big Bang telah menimbulkan masalah yang lebih besar bagi kaum materialis daripada pengakuan Filosof ateis, Antony Flew. Sebab, Big Bang tak hanya membuktikan bahwa alam semesta diciptakan dari ketiadaan, tetapi ia juga diciptakan secara sangat terencana, sistematis dan teratur. Big Bang terjadi melalui ledakan suatu titik yang berisi semua materi dan energi alam semesta serta penyebarannya ke segenap penjuru ruang angkasa dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dari materi dan energi ini, munculah suatu keseimbangan luar biasa yang melingkupi berbagai galaksi, bintang, matahari, bulan, dan benda angkasa lainnya. Hukum alam pun terbentuk yang kemudian disebut ‘hukum fisika’, yang seragam di seluruh penjuru alam semesta, dan tidak berubah. Hukum fisika yang muncul bersamaan dengan Big Bang tak berubah sama sekali selama lebih dari 15 milyar tahun. Selain itu, hukum ini didasarkan atas perhitungan yang sangat teliti sehingga penyimpangan satu milimeter saja dari angka yang ada sekarang akan berakibat pada kehancuran seluruh bangunan dan tatanan alam semesta. Semua ini menunjukkan bahwa suatu tatanan sempurna muncul setelah Big Bang.
Namun, ledakan tidak mungkin memunculkan tatanan sempurna. Semua ledakan yang diketahui cenderung berbahaya, menghancurkan, dan merusak apa yang ada. Jika kita diberitahu tentang kemunculan tatanan sangat sempurna setelah suatu ledakan, kita dapat menyimpulkan bahwa ada campur tangan ‘cerdas’ di balik ledakan ini, dan segala serpihan yang berhamburan akibat ledakan ini telah digerakkan secara sangat terkendali. Sir Fred Hoyle, yang akhirnya harus menerima teori Big Bang setelah bertahun-tahun menentangnya, mengungkapkan hal ini dengan jelas: “Teori Big Bang menyatakan bahwa alam semesta berawal dari satu ledakan tunggal. Tapi, sebagaimana diketahui, ledakan hanya menghancurkan materi berkeping-keping, sementara Big Bang secara misterius telah menghasilkan dampak yang berlawanan – yakni materi yang saling bergabung dan membentuk galaksi-galaksi.” 4
Tidak ada keraguan, jika suatu tatanan sempurna muncul melalui sebuah ledakan, maka harus diakui bahwa terdapat campur tangan Pencipta yang berperan di setiap saat dalam ledakan ini.
Hal lain dari tatanan luar biasa yang terbentuk di alam menyusul peristiwa Big Bang ini adalah penciptaan ‘alam semesta yang dapat dihuni’. Persyaratan bagi pembentukan suatu planet layak huni sungguh sangat banyak dan kompleks, sehingga mustahil untuk beranggapan bahwa pembentukan ini bersifat kebetulan. Setelah melakukan perhitungan tentang kecepatan mengembangnya alam semesta, Paul Davis, profesor fisika teori terkemuka, berkata bahwa kecepatan ini memiliki ketelitian yang sungguh tak terbayangkan. Davies berkata: “Perhitungan jeli menempatkan kecepatan pengembangan ini sangat dekat pada angka kritis yang dengannya alam semesta akan terlepas dari gravitasinya dan mengembang selamanya. Sedikit lebih lambat dan alam ini akan runtuh, sedikit lebih cepat dan keseluruhan materi alam semesta sudah berhamburan sejak dulu. Jelasnya, big bang bukanlah sekedar ledakan zaman dulu, tapi ledakan yang terencana dengan sangat cermat.” 5
Fisikawan terkenal, Prof. Stephen Hawking mengatakan dalam bukunya A Brief History of Time, bahwa alam semesta dibangun berdasarkan perhitungan dan keseimbangan yang lebih akurat dari yang dapat kita bayangkan. Dengan merujuk pada kecepatan mengembangnya alam semesta, Hawking berkata: “Jika kecepatan pengembangan ini dalam satu detik setelah Big Bang berkurang meski hanya sebesar angka satu per-seratus ribu juta juta, alam semesta ini akan telah runtuh sebelum pernah mencapai ukurannya yang sekarang.” 6
Paul Davies juga menjelaskan akibat tak terhindarkan dari keseimbangan dan perhitungan yang luar biasa akuratnya ini: “Adalah sulit menghindarkan kesan bahwa tatanan alam semesta sekarang, yang terlihat begitu sensitif terhadap perubahan angka sekecil apapun, telah direncanakan dengan sangat teliti. Kemunculan serentak angka-angka yang tampak ajaib ini, yang digunakan alam sebagai konstanta-konstanta dasarnya, pastilah menjadi bukti paling meyakinkan bagi keberadaan desain alam semesta.” 7
Berkenaan dengan kenyataan yang sama ini, profesor astronomi Amerika, George Greenstein menulis dalam bukunya The Symbiotic Universe: “Ketika kita mengkaji semua bukti yang ada, pemikiran yang senantiasa muncul adalah bahwa kekuatan supernatural pasti terlibat.” 8
Singkatnya, saat meneliti sistem mengagumkan di alam semesta, akan kita pahami bahwa keberadaan dan cara kerjanya bersandar pada keseimbangan yang sangat sensitif dan tatanan yang terlalu kompleks untuk dijelaskan oleh peristiwa kebetulan. Sebagaimana dimaklumi, tidaklah mungkin keseimbangan dan tatanan luar biasa ini terbentuk dengan sendirinya dan secara kebetulan melalui suatu ledakan besar. Pembentukan tatanan semacam ini menyusul ledakan seperti Big Bang adalah satu bukti nyata adanya penciptaan supernatural.
Rancangan dan tatanan tanpa tara di alam semesta ini tentulah membuktikan keberadaan Pencipta, beserta Ilmu, Keagungan dan Hikmah-Nya yang tak terbatas, Yang telah menciptakan materi dari ketiadaan dan Yang berkuasa mengaturnya tanpa henti. Sang Pencipta ini adalah Allah, Tuhan seluruh sekalian alam.
===========================================================
1. Stephen Hawking, Evreni Kucaklayan Karinca, Alkim Publishing, 1993, hlm. 62-63
2. Henry Margenau and Roy Abraham Varghese, eds., Cosmos, Bios, Theos, La Salle, IL: Open Court Publishing, 1992, hlm. 241
3. Hugh Ross, Ph.D., The Creator and the Cosmos, Navpress, 1995, hlm. 76
4. W.R. Bird, The Origin of Species Revisited, Nashville: Thomas Nelson, 1991; aslinya diterbitkan oleh Philosophical Library pada 1987, hlm. 462
5. Paul Davies, Superforce: The Search for a Grand Unified Theory of Nature, 1984, hlm. 184
6. Stephen Hawking, A Brief History Of Time, Bantam Press, London: 1988, hlm. 121-125
7. Paul Davies. God and the New Physics. New York: Simon & Schuster, 1983, hlm. 189
8. George Greenstein, The Symbiotic Universe, hlm. 27
2. Henry Margenau and Roy Abraham Varghese, eds., Cosmos, Bios, Theos, La Salle, IL: Open Court Publishing, 1992, hlm. 241
3. Hugh Ross, Ph.D., The Creator and the Cosmos, Navpress, 1995, hlm. 76
4. W.R. Bird, The Origin of Species Revisited, Nashville: Thomas Nelson, 1991; aslinya diterbitkan oleh Philosophical Library pada 1987, hlm. 462
5. Paul Davies, Superforce: The Search for a Grand Unified Theory of Nature, 1984, hlm. 184
6. Stephen Hawking, A Brief History Of Time, Bantam Press, London: 1988, hlm. 121-125
7. Paul Davies. God and the New Physics. New York: Simon & Schuster, 1983, hlm. 189
8. George Greenstein, The Symbiotic Universe, hlm. 27
Langganan:
Postingan (Atom)
















